Loading
Post Detail
By Nur Afifa Fajarina
0
0
Hari pertama kami membahas Quran Surah Qaaf:6 dan Ar Rad:2 tentang bagaimana luar biasanya Allah menciptakan langit yang tanpa tiang dan tidak ada retakan. Dan bagaimana dengan manusia yg menciptakan langit2 rumah saja membutuhkan tiang pondasi, dan bisa retak atau bolong jika terkena benda tajam atau terinjak kaki hewan. Begitu lemahnya manusia.
Di hari berikutnya kami berjalan pagi ke “hutan” dengan membawa kumpulan kertas kosong dan alat mewarnai. Ak coba mengajaknya menggambar langit dan awan. Tapi Bilal anteng banget gambar yg lain wkwk malah gambar senjata perang Boboboy dan nyuruh ak nebak, tentu ak ga paham trus dia kecewa wkwk. Setelah itu dia mencoba mewarnai langit, tp merah dan oren, maunya langit senja wkwk mangga..
Tantangannya adalah rebutan kertas sama Hawwa, next perlu bawa masing2 satu buku gambar. Terus bawa juga kyk papan dada, krna dia gambarnya jd di jalanan dan katanya ga enakeun ke hasil gambarnya jg gradagan.
Hawwa diajak menggambar langit jawabnya gabisa, trus akhirnya mulai mau coba pas diajak gambar bunga tapi terjadi huru hara sm Bilal rebutan kertas.
Akhirnya Hawwa dan Apcah fokus di petik2 bunga, mengamati serangga dan bunga2. Next Hawwa mau diajak dialog iman juga tentang kegiatan di hari ini.
Kurikulum Bermain Bermakna : Aku Cinta Allah
Student: Bilal Muhammad Ali
Mengamati Langit dan Benda-benda Langit
Allah Maha Pencipta dan Maha Penyayang - Allah Menciptakan Langit dan Bumi

Nur Afifa Fajarina
Full time IRT, Part time Japanase Teacher
Published on 04 Desember 2025
Belum ada komentar.