Loading
Post Detail
By Faiga Narindra Saputri
0
0
Karena kemarin adik sedang sakit, hari ini baru Sena bisa melakukan kegiatan membuat pelangi, meskipun bukan membuat pelangi dari air yang terkena matahari tapi tetap banyak pelajaran yang sena dapat.
Bunda menyiapkan pola pelangi di atas kardus yang sudah dilapisi lakban bening. Pola pelangi dan awannya dibuat menggunakan lem tembak agar lebih timbul.
Kegiatan dimulai dengan pertanyaan dari Bunda:“Mas, kita bikin pelangi yuk. Bunda sudah buat polanya. Warna pelangi apa saja, Mas?”
Sena langsung bernyanyi, “Pelangi… pelangi… alangkah indahmu…” lalu menyebutkan warna, “Merah, kuning, hijau!”
Bunda memancing dengan pertanyaan,“Aduh, tapi kita cuma punya warna biru, Mas. Kira-kira warna merahnya bisa kita buat dari apa ya?”
Sena berpikir lama dan bertanya kembali, “Dari apa ya, Bunda?”
Bunda memberi ide,“Coba pakai spidol merah. Kita warnai tisu, lalu tisu itu kita rendam di air.”
lalu kami coba bersama, dan air pun berubah menjadi merah.Satu warna jadi!
Selanjutnya Bunda bertanya,“Kalau warna putihnya pakai apa ya, Mas? Cairan apa ya yang warnanya putih?”
Sena menjawab, “Es kelapa!”(Jawabannya out of the box sekali, padahal di rumah ada susu.)
Ketika ditanya alasannya, Sena menjawab, “Soalnya kelapa dalemnya kan putih.” Betul juga, Mas, haha.
Akhirnya Bunda memberikan opsi lain:“Mas, tapi kita nggak punya kelapa. Kita coba pakai tepung aja ya?” “OK, Bunda,” jawab Sena.
Dua warna jadi.
Untuk warna hijau, Sena dengan yakin menjawab, “Pakai daun!”Lalu kami menumbuk daun bersama hingga keluar warna hijaunya.
Tiga warna jadi.
Kemudian warna kuning.Sena berkata, “Pakai bubuk kunyit aja, Bunda.”Benar sekali—kunyit memberi warna kuning yang cerah.
Semua warna lengkap!
Setelah itu bunda membiarkan sena mengeksplor warna sendiri Sena asyik mencoba-coba sendiri. Tidak lama kemudian, ia berlari kembali dengan wajah bangga:
“Bunda! Aku bisa bikin warna lebih hijau!”
Ketika Bunda bertanya, “Dari apa Mas bikinnya?”
Dengan polosnya Sena menjawab,“Dari pewarna biru… terus aku campur bumbu racik ayam goreng!”
Setelah semua warna jadi, Sena mulai meneteskan air warna satu per satu menggunakan pipet ke pola pelangi yang sudah Bunda buat. Ia tampak fokus dan menikmati prosesnya.
Sesekali Sena kembali bernyanyi,“Pelangi… pelangi… alangkah indahmu… pelangi-pelangi ciptaan Allah.”
MasyaAllah, dari kegiatan sederhana ini anak belajar problem solving, kesabaran, eksperimen, dan imajinasi.
Kurikulum Bermain Bermakna : Aku Cinta Allah
Student: Senandika Umar Arsalan
Percobaan Membuat Pelangi dengan Air Selang
Allah Maha Pencipta dan Maha Penyayang - Allah Menciptakan Langit dan Bumi

Faiga Narindra Saputri
Working mom + crafter for umar
Published on 09 Mei 2026
Belum ada komentar.